Home pajak Berapa Pajak Sepeda Motor Terbaru? Ini Detailnya

Berapa Pajak Sepeda Motor Terbaru? Ini Detailnya

0
pajak

Banyak pemilik sepeda motor tidak tahu tentang berapa banyak mereka memiliki pajak motor yang mereka miliki. Seperti yang kita ketahui, pajak kendaraan bermotor atau PKB harus dibayar setiap pemilik kendaraan setiap tahun.

Magnitudo pajak juga bervariasi untuk setiap kendaraan. Untuk sepeda motor, kita dapat melakukan hitungan kasar untuk diperkirakan dengan memperhatikan bagaimana jumlah PKB dan biaya perpanjangan stnk nantinya nanti.

Pasal 288 Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 juga disetujui jika mengendarai kendaraan tidak dilengkapi yang ditetapkan oleh polisi nasional (periode validitas atau pajak mati). Hukuman kedatangan maksimum 2 bulan atau denda maksimum Rp. 500.000.

Jadi berapa pajak motor yang harus dibelanjakan?

Berapa Pajak Motor Terbaru

Simulasi untuk perhitungan membayar pajak sepeda motor ini menggunakan model lama YAMAHA NMAX 155 ABS seharga Rp. 32.265.000, sebagai contoh objek perhitungan pajak. Ada dua variabel yang digunakan untuk menghitung pajak tahunan kendaraan bermotor, yaitu nilai jual kendaraan bermotor (NJKB) dan persentase tarif pajak kendaraan progresif.

Jadi kami pertama-tama mengetahui jumlah NJKB YAMAHA NMAX 155 ABS (2DP R A / T), yang dapat diperoleh di situs bprd.jakarta.go.id, yang tercatat sebesar Rp 23.900.000.

Sedangkan persentase tarif pajak kendaraan progresif sesuai dengan peraturan provinsi DKI Jakarta Nomor 2 tahun 2015, persentase tarif pajak progresif kendaraan sebagai berikut:

  • 2 persen untuk kepemilikan kendaraan bermotor pertama.
  • 2,5 persen untuk kepemilikan kendaraan bermotor kedua.
  • 3 persen untuk kepemilikan kendaraan bermotor ketiga.
  • 4 persen untuk kepemilikan kendaraan bermotor keempat dan sebagainya meningkat sebesar 0,5 persen.

Langkah pertama, hitung jumlah pajak kendaraan bermotor (PKB), dengan formula:

NJKB X Persentase dari tarif pajak progresif

Jika kendaraan Yamaha Nmax adalah kepemilikan pertama, maka jumlah PKB:

Rp. 23.900.000 x 2 persen = Rp. 478.000.

Kemudian, hasil jumlah PKB ditambah tarif untuk kecelakaan lalu lintas jalan (swdkllj) sebesar Rp. 35.000.

Besarnya SWDKLLJ sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 36 / PMK.010 / 2008 tanggal 26 Februari 2008, 155 cc MotorBike SWDKLLJ dimasukkan dalam kelompok C1 atau sepeda motor, beetle bike, dan skuter di atas 500 cc hingga 250 CC dan kendaraan bermotor roda tiga.

Jadi total pajak tahunan pemilik kendaraan harus dibayar yaitu:

IDR 478.000 + IDR 35,000 = IDR 513.000

Saat melakukan pembayaran pajak STNK di Jakarta Samsat Office atau Mobile Samsat, ada beberapa dokumen yang harus diambil oleh pemilik kendaraan. Unite dokumen dalam satu peta sehingga tidak tersebar.

  • STNK asli dan fotokopi
  • BPKB asli dan fotokopi BPKB, atau sertifikat dari leasing jika kendaraan masih merupakan status kredit
  • KTP dan fotokopi asli sesuai dengan nama di STNK dan BPKB.
  • Sumber:

https://kumparan.com/info-otomotif/berapa-bayar-pajak-motor-terbaru-ini-rinciannya-1x7UgVvRCVj/full

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here